Selasa, 08 Juli 2014

Perbandingan Antara IFRS dengan PSAK

PERBANDINGAN ANTARA IFRS DENGAN PSAK

A.      PENDAHULUAN
Perkembangan arus globalisasi dan teknologi informasi komunikasi mengakibatkan munculnya tuntutan sistem akuntansi dan pelaporan keuangan yang seragam dan dapat diterima di berbagai negara. Untuk itu, dibentuklah suatu standar yang bernama IFRS (International Financial reporting standar) sebagai suatu pakem umum dalam usaha harmonisasi standar akuntansi keuangan. Dengan adanya standar umum yang diterapkan secara internasional diharapkan akan semakin memudahkan dalam penulisan laporan keuangan.
Di Indonesia sendiri penerapan IFRS dalam pelaporan keuangan sendiri diharapkan dapat memudahkan terhadap laporan keuangan yang dikenal secara internasional serta dapat meningkatkan arus investasi. Proses konvergensi IFRS di Indonesia terbagi atas tiga tahap, yaitu:
1.            Tahap adopsi (Tahun 2008-2010)
2.            Tahap persiapan (Tahun 2011)
3.            Tahap implementasi (2012)
Meskipun demikian penerapan dan konvergensi IFRS di Indonesia juga memiliki kendala seperti perlunya penyesuaian standar internasional terhadap aspek hukum di Indonesia, penyesuaian terhadap aturan perpajakan, kesiapan sumber daya manusia yang belum matang, serta masalah keberadaan lembaga standar akuntansi Indonesia yang belum independen. 
B.      PERBEDAAN IFRS DAN PSAK
Metode penyusunan perbedaan dilakukan dengan membandingkan antara konsep yang terdapat di IFRS dengan yang terdapat dalam PSAK dan disusun berdasarkan urutan standar yang digunakan IFRS. 
Dalam tulisan ini penulis sangat banyak mengambil faedah dari buku Marisi P Purba berjudul
IFRS Konvergensi dan Kendala Aplikasinya di Indonesia terbitan Graha Ilmu. Buku ini sangat bermanfaat dalam membuka pikiran ttg konvergensi IFRS. Sangat direkomendasikan utk dibaca. selain itu penulis jg banyak memperoleh manfaat dari publikasi KPMG dan Deloite. Secara kerangka dasar perbedaan IFRS dan PSAK dapat dilihat pada table:

 

C. Contoh Perbedaan Antara PSAK dengan IFRS
 
 
 
Dalam table di atas perbedaan antara penyajian dan pengungkapan laporan keuangan dapat dilihat dalam komponen laporan keuangan, pengungkapan dalam laporan posisi keuangan, minority interest, pos luar biasa dan penyajian liabilitas jangka panjang yang akan dibiayai kembali.
Perbedaan selanjutnya terletak dalam pajak penghasilan dimana dalam PSAK diatur dalam PSAK:46  REV 1997 sedangkan IFRS diatur dalam IAS: 12. Secara lebih lanjut dapat diterangkan dalam table berikut:

 
 
 
Perbedaan selanutnya adalah dalam laporan keuangan interim dimana IFRS diatur dalam IAS 34 dan PSAK dalam PSAK 3 REV 1994
 
D. Kesimpulan
Penetapan IFRS sebagai standar internasional dalam pelaporan keuangan bertujuan untuk memudahkan penulisan dan pelaporan keuangan bagi para investor. Dengan adanya standar yang berlaku secara global mengakibatkan perusahaan tidak perlu mengganti stadar pelaporan mereka agar dapat dimengerti oleh investor yang mungkin berasal dari berbagai Negara. Dengan satu standar internasional juga dapat mengurangi biaya yang timbul dari konvergensi atau penyesuaian laporan keuangan yang dibuat.
Di Indonesia sendiri standar yang digunakan perusahaan atau organisasi bisnis untuk membuat laporan keuangan adalah PSAK. Sekarang ini dengan adanya perkembangan IFRS sebagai standar baru mengakibatkan diadopsinya standar IFRS ke dalam standar PSAK. Adopsi IFRS ke dalam PSAK tidak dilakukan secara langsung tetapi dilakukan secara bertahap, adopsi secara bertahap ini juga memunculkan beberapa perbedaan dalam standar IFRS dan PSAK. Dengan adanya perbedaan antara kedua standar tersebut tidak berarti IFRS tidak berlaku di Indonesia ataupun sebaliknya. Akan tetapi, standar yang tetap berlaku di Indonesia adalah PSAK sehingga pelaporan keuangan tetap harus mengikuti standar ini.
Referensi :


  1. Marisi P Purba IFRS Konvergensi dan Kendala Aplikasinya di Indonesia
  2. Ikatan Akuntan Indonesia.2010. Exposure Draft Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Laporan Keuangan Interim (PSAK No.3). Jakarta: Salemba Empat.
  3. imanfreelance.blogspot.com
  4. elraihany.worpress.com

0 komentar:

Posting Komentar