Sabtu, 03 November 2012

Perbedaan Antara IFRS dan USGAAP



Dalam dunia akuntansi ada beberapa standar yang digunakan sebagai prinsip untuk menyusun suatu laporan keuangan. Beberapa dasar yang dipakai di dalam dunia akuntansi di antaranya adalah IFRS dan US GAAP. Sekarang ini di Indonesia akan diterapkan standar akuntansi yang berdasarkan pengimplementasian IFRS ke dalam standar akuntansi Indonesia yang disusun oleh IAI.
Sebelum kita mengetahui lebih lanjut mengenai masalah perbedaan antara IFRS dan USGAAP kita harus mengetahui terlebih dulu apa yang dimaksud dengan IFRS dan US GAAP. IFRS atau International Financial Reporting Standards adalah suatu standar dasar yang dibentuk oleh International Accounting Standards Board (IASB)). Banyak negara-negara yang telah mengadopsi atau mengimplementasikan IFRS sebagai suatu standar akuntansi mereka. Sedangkan USGAAP atau US Generally Accepted Accounting Principles adalah prinsip, dasar, dan aturan untuk menyiapkan, menyajikan dan melaporkan suatu laporan keuangan kepada para pengguna laporan keuangan seperti perusahaan atau organisasi non-profit. Penggunaan US GAAP sebenarnya tidak hanya terbatas di amerika serikat karena secara teori GAAP mencangkup semua peraturan yang digunakan secara umum dalam akuntansi, namun system lebih banyak digunakan dan diaplikasikan di amerika serikat.
Perbedaan antara IFRS dengan US GAAP dalam kerangka konseptualnya adalah sebagai berikut.
Pada tujuan laporan keuangan :
·        US GAAP menyediakan laporan yang berguna dalam pengambilan keputusan investasi dan kredit, Menyediakan informasi yang berguna untuk memprediksi jumlah, waktu, dan ketidakpastian arus kas masa depan perusahaan, dan Menyediakan informasi tentang sumber daya ekonomi, klaim terhadap sumber daya tersebut, dan perubahan terhadap keduanya.
·        IFRS Menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pengguna dalam pengambilan keputusan ekonomi, dan Pengguna adalah investor, karyawan, pemberi pinjaman, pemasok dan kreditor usaha lainnya, pelanggan, pemerintah dan masyarakat.

Karakteristik Kualitatif Informasi Akuntansi

·        USGAAP yang dimaksud dengan relevan terdiri dari nilai prediksi (membantu memprediksi hasil masa lalu, sekarang , dan masa depan), nilai umpan balik (membantu dalam membetulkan nilai sebelumnya) dan tepat waktu.
·        IFRS ” relevan terdiri dari nilai prediksi, konfirmasi, dan materialitas”

Elemen laporan keuangan

·        USGAAP “laporan keuangan terdiri dari asset, kewajiban, ekuitas, investasi kepada pemilik, distribusi kepada pemilik, laba konprehensif, pendapatan, keuntungan, beban, kerugian”
·        IFRS “ laporan keuangan terdiri dari asset, kewajiban, ekuitas, pemeliharaan modal, laba, beban”


Pengakuan dan pengukuran – asumsi dasar

·        US GAAP, “ Biaya historis, pengakuan pendapatan, kesesuaian, pengungkapan penuh”
·        IFRS ” kelangsuan usaha dan basis akrual”
Pengakuan dan pengukuran – prinsip
·        US GAAP “ biaya historis, pengakuan pendapatan, kesesuaian, dan pengungkapan penuh”
·        IFRS “ biaya historis, Biaya sekarang (apa yang harus dibayar hari ini untuk mendapatkan aset. Ini sering diperoleh dalam penilaian yang sama dengan nilai wajar), Nilai realisasi (jumlah kas yang dapat diperoleh saat ini jika asset dilepas, nilai wajar, pengakuan pendapatan, pengakuan beban, pengungkapan penuh”
Pengakuan dan pengukuran – kendala
·        USGAAP “ biaya dan manfaat, materialitas, praktik industry, konservatisme”
·        IFRS “Keseimbangan antara biaya dan manfaat, tepat waktu, Keseimbangan antara karakteristik kualitatif




Sumber

·        http://akuntansibisnis.wordpress.com/2011/04/07/perbedaan-kerangka-konseptual-usgaap-dan-ifrs/
·        http://en.wikipedia.org/wiki/Generally_Accepted_Accounting_Principles_%28United_States%29


0 komentar:

Poskan Komentar